Pages

Selasa, 21 Februari 2017

Tpis arung jeram/rafting bagi pemula

TPIS WISATA ARUNG JERAM/RAFTING BAGI PEMULA

Melakukan aktivitas arung jeram/rafting tidak cukup hanya bermodalkan nyali yang besar tetapi harus memperhtikan juga hal-hal yang kecil.Bagi anda yang baru pertama kali/pemula,alangkah baiknya anda mempersiapkan segalanya dengan benar.


Digarut ada beberapa pilihan untuk berwisata arung jeram/rafting yang menjadi tempat rafting yang favorite bagi anda diantaranya sungai cimanuk dan sungai cikandang dengan jarak tempuh yang berbeda-beda,tapi kami sarankan bagi anda yang pemula/yang belum pernah sama sekali berwisata rafting kami sarankan mencoba wisata rafting disungai cimanuk garut.

Berikut adalah tips-tips wisata arung jeram/rafting bagi pemula :

  •       Perlengkapan Arung jeram/rafting

Peserta sangat diwajibkan menggunakan life jacket/pelampung dan juga menggunakan helm.Pilihlah life jacket/pelampung sesuai ukuran tubuh anda apabila ukuran life jacket sama semua tidak menjadi masalah karena life jacket bisa kita atur besar kecilnya yang terpenting ketika dipake nyaman ditubuh tidak mengganggu pergerakan dan pernapasan.

Dan juga jangan lupa menggunakan helm dengan ukuran yang pas dikepala.Helm pun tersedia dengan berbagai ukuran.Pastikan helm yang digunakan pas tali tidak melebihi dagu melainkan berada di bawah dagu yang terpenting tali helm jangan terlalu sempit ataupun terlalu longgar tidak mengganggu pernapasan dan pergerakan kepala.
  •  Pakaian

Alangkah baiknya anda menggunakan celana pendek dan kaos pendek/panjang yang nyaman,mudah kering.Kenakanlah sandal sebagai alas kaki diusahakan gunakanlah sandal gunung/sepatu agar kaki anda lebih aman dari batu tajam dll.
  •  Kondisi Tubuh

Yang paling penting adalah para peserta arung jeram/rafting dalam kondisi berbadan sehat,anda tidak bisa berenang itu bukan menjadi masalah yang terpenting anda memberitahukan kepada pemandu/guide bahwa anda tidak bisa berenang.khususnya digarut anak usia diatas 7 tahun sudah bisa menjadi peserta arung jeram/rafting,karena bnyak pilihan jalur yang aman.
  •               Pemanasan

Tidak ada salahnya bila anda melakukan pemanasan sebelum melakukan wisata arung jeram/rafting.Beberapa operator arung jeram/rafting seringkali jarang dilakukan.Namun tidak ada salahnya apabila kita sebelum melakukan arung jeram/rafting melakukan pemanasan agar kita terhindar dari yang namanya kram.
  •  Posisi Duduk

Duduklah di pinggiran badan perahu,janganlah anda duduk ditengan /dibawah perahu.Karena ketika kita duduk dipinggiran badan perahu sangat memudahkan anda menyeimbangkan tubuh anda,ikutilah intruksi dari pemandu/guide dimana baiknya anda duduk,posisi duduk biasanya diatur sesuai dengan berat badan peserta.

Terkadang peserta suka memilih posisi duduk dikiri ataupun dikanan karena sangat berhubungan dengan cara anda mendayung.jepitkanlah kaki anda dibagian dasar perahu agar terhindar dari badan terjengkang kepinggiran ataupun kedepan.
  • Paddle/dayung

setiap dayung terdiri dari tiga bagian :
1.Pegangan berbentuk huruf “ T “ biasa disebut T grip
2.Gagang terbuat dari bahan aluminium
3.Blade/bilah terbuat dari bahan bahan campuran plastik

Cara pegang dayung dengan tangan yang satu memegang T grip dan yang satu memegang batang/gagang dayung.Anda harus memperhatikan dengan benar cara menggunakan dayung,walaupun tampak hanya sebilah dayung apabila anda slah memegangnya bisa-bisa melikai diri sendiri ataupun orang lain saat mendayung atauujung dayung menghantap/menahan tebing atau batu.
  • Aba-aba

  Ø   Dayung maju /Forward
Intruksi yang diberikan untuk mendayung maju dilakukan oleh seluruh peserta dengan menarik Blade/bilah dayung yang berada didalam air kearah belakang searah perahu.Posisi blade/bilah dayung Saat menyentuh air adalah tegak lurus terhadap permukaan atau mendekati 90 derajat

  Ø   Dayung mundur/Backward
Instruksi yang diberikan untuk dayungan mundur, dilakukan oleh seluruh peserta dengan menarik Blade/bilah  dayung yang berada didalam air kearah depan searah perahu. Posisi blade/bilah dayung saat menyentuh air  adalah sejajar dengan permukaan air, begitupun saat keluar dari air dayung diarahkan Sejajar dengan permukaan  trus berputar hingga bilah dayung kembali menyentuh air. 
  
  Ø  STOP ( Berhenti )
Instruksi yang diberikan untuk menghentikan dayungan, dimana semua dayung tidak berada didalam air, di  genggam dengan posisi berada diatas pangkuan..

  Ø  Pindah kiri/geser kiri
Instruksi yang diberikan ini adalah berfungsi untuk agar perahu bisa terlepas dari batu dibagian kiri badan Perahu atau agar terhindar dari flip/perahu terbalik.     
 
  Ø  Pindah kanan/geser kanan
Instruksi yang diberikan ini adalah berfungsi untuk agar perahu bisa terlepas dari batu dibagian kanan badan Perahu atau agar terhindar dari flip/perahu terbalik.

  Ø  Pindah depan
Instruksi yang diberikan ini adalah berfungsi untuk agar perahu bisa terlepas dari batu dibagian atau stak dibatu dibagian depan badan perahu

  Ø  Pindah belakang
         Instruksi yang diberikan ini adalah berfungsi untuk agar perahu bisa terlepas dari batu dibagian atau stak dibatu dibagian belakang badan perahu

  Ø  Boom
       Instruksi yang diberikan ini adalah berfungsi untuk menghindari tubuh pendayung tersangkut dari batang pohon,ranting atau sling baja yang berada ditengah tengah sungai /agar para pendayung aman ketika melewati jeram besar yang bisa menjatuhkan pendayung
  • Self rescue (tindakan  penyelamatan diri )

Self rescue atau tindakan penyelamatan diri saat melakukan kegiatan arung jeram ini perlu anda cermati betul. Walaupun anda dipandu skipper yang berpengalaman, ia tetap memiliki keterbatasan. Sehingga hal terbaik yang harus anda lakukan adalah melakukan tindakan penyelamatan diri sebelum datang tim rescue yang akan membantu anda.

Prinsip setiap tindakan penyelamatan dalam kegiatan arung jeram, adalah menyelamatkan diri sendiri sebelum melakukan tindakan penyelamatan terhadap orang lain. Si penyelamat harus benar-benar berada dalam kondisi yang aman dalam melakukan tindakan penyelamatan.

Berikut dijelaskan hal apa saja yang harus anda lakukan dalam self rescue:

1. Swimmer
Swimmer adalah istilah yang digunakan oleh kalangan boater untuk menyebut orang yang terlempar keluar dari perahu saat berarung jeram. Jika anda belum pernah mengalaminya, percayalah suatu saat anda akan mengalaminya. Bagi anda yang baru kali pertama melakukan kegiatan arung jeram, tidak perlu khawatir.

Banyak peserta yang kali pertama mengikuti kegiatan arung jeram mengalami hal ini dan tidak terjadi apa-apa dengan mereka. Bahkan menjadi cerita menarik bagi rekan-rekannya dan menimbulkan kesan tersendiri bagi yang mengalami. Namun tak sedikit pula peserta yang tidak mengalaminya dalam setiap kegiatan yang diikuti.

Hal pertama yang harus anda lakukan jika mengalami swimmer: Jangan panik!
Mengapa jangan panik? Karena jika terjadi kepanikan, anda tidak akan tahu apa yang harus anda lakukan untuk tindakan self rescue. Setelah anda dapat mengatasi rasa panik, selanjutnya anda harus menyadari dan mengetahui situasi di sekeliling anda.

2.Teknik berenang di arus
  1. Defensive swimming

positionDefensive swimming position adalah berenang mengikui arus dalam posisi terlentang, kaki dalam keadaan rapat dan selalu berada di atas air untuk menghindari foot entrapment. Defensive swimming dilakukan pada arus deras dengan pandangan terarah ke hilir. Gunakan tangan sebagai pengatur keseimbangan atau untuk menuju pinggiran sungai dan menghindari berbagai rintangan lainnya.

Ingat … walaupun tidak terjadi sesuatu selama anda melakukan defensive swimming dan anda mulai menikmatinya, anda tidak dalam posisi yang benar-benar aman. Berusahalah untuk menggapai tepian sungai dan segera keluar dari air. Jangan mencoba berdiri, meskipun pada daerah dangkal sekalipun, sebelum anda mencapai tepian sungai atau berada pada arus yang cukup tenang.

       2. Aggressive swimming

positionAggressive swimming position adalah berenang dengan cara melawan arus.Dilakukan pada arus yang relatif tenang dengan posisi menghadap ke hulu.

Tujuannya, untuk mendekati perahu penolong, menghindari strainer, sieves, undercut, dan untuk menyeberang ke sisi tepian sungai yang lain dengan cepat. Ingat, aggressive swimming ini hanya efektif dilakukan pada arus sungai yang relatif tenang. Jika anda lakukan ini pada arus deras, tenaga anda akan terbuang percuma; anda akan tetap terseret arus deras.



                Intinya yang pertama kali yang harus anda lakukan jika mengalami swimmer :

                                           1. JANGAN PANIK

                                           2. DON’T PANIC

                                           3. JANGAN PANIK,JANGAN PANIK,JANGAN PANIK




0 komentar:

Posting Komentar