Pages

Senin, 06 Februari 2017

Berawal di Kampung Sampireun Meninggal kan Berjuta Kisah Romansa

Kampung Sampireun Meninggalkan Berjuta Kisah Romansa, Aku, adalah perempuan yang ingin sedikit berbagi cerita dengan orang orang yang berada di sekitarku terutama yang pada akhirnya terpaksa harus membaca tulisan atau article ini. Di sini di dalam satu tulisan yang ingin aku kemas menjadi sebuah cerita panjang  yang berujung dengan sebuah kata “BAHAGIA “ hmh.. seperti apakah ceritanya?


Berawal dari perkenalan aku dengan seorang laki laki yang jujur saja, dari awal perkenalan itu sama sekali tidak ada feeling special pada dirinya nya. ini karena ada beberapa fator loh.. yang pertama karena ketika itu masih ada seseorang disampingku ( ada si pacar maksudnya, tapi tetep aja yah menabur pesona sana sini, tak salah lah kan statusnya masih pacar bukan suami ), dan mungkin juga ada si dia disampingnya hihihi ( namanya juga laki laki selalu usaha yah dibelakang layar ). 

Perkenalan yang berawal dari Social media yang sedang booming pada jamannya, yaitu friendster kala itu.  Dan sekarang si sosmed itu sepertinya sudah tidak pernah kudengar lagi kabar beritanya.. menghilang lang lang entah kemana, kadang kangen juga sama si friendster itu walaupun sekarang sudah ada si facebook, si Path, si IG, si Line, si snapchat, si kicau dll tapi tetep buat aku Friensdster pernah mebawa arti khusus pada jamannya uhuk..uhuk






Perkenalanku dengan laki laki tersebut makin lama sepertinya semakin baik, semakin akrab walaupun tetep keakraban yang kita lalui hanya sebatas melalui social media, tapi kali ini keintiman itu dibantu oleh si biru Facebook yang bisa mempertemukan kita dengan berjuta orang di dunia, termasuk tiba tiba ketemu mantan masa masa cinta monyet,( ini real pengalaman penulis hihihihi) Komunikasi kita berjalan lancar dan semakin terasa intim, dan lagi pada saat keintiman itu datang aku sudah tidak ada beban lagi dengan cowok yang asalnya berada di sampingku ( Si pacar ), alias sudah putus end end end… putus cinta, pasti semua terasa menyakitkan sih, tapi akan sangat menyakitkan lagi jika kita terus pura pura bahagia ditengah kesendirian hahahah,, kalo begitu mari kita move on gais.. ini juga masukan buat kalian yang baru putus, baru pisah baru cerai walaupun memang berat, tapi meratapi masa lalu adalah bukan pilihan yang tepat betul tidak? 

Mari kita terbang mengejar kebahagiaan yang bisa membuat garis senyum selalu melebaar di bibir yang indah merekah wuiissh mangtaabbs
Sedikit mengulas, aku adalah perempuan yang hidup Mandiri dan sudah di ajarkan mandiri sejak dini sejak ayahku meninggal pada usiaku yang masih sangat muda yaitu usia 12 tahun..  dari sejak itu yang terpikir dalam benakku adalah bagaimana membahagiakan ibu yang sangat aku cintai dan membanggakan keluarga terutama Kakak dan adikku. Perjalanan Mandiri sudah terbiasa aku jalani sejak usia muda, makanya sejak lulus Kuliah dan meraih gelar sarjanaku, yang terpikir adalah bagaimana caranya aku mencari uang dan tidak lagi meminta uang baik itu kepada ibu ku dan juga kepada Kakak ku yang selama ini menjadi tameng kami sebagai pengganti ayah. Tapi, kemandirianku yang berlebih juga lah yang pada akhirnya memisahkan aku dengan mantan pacarku pada waktu itu ( salah satu factor putus cinta ), 

aku dibilang terlalu Mandiri dan apapun selalu mengerjakan sendiri dan sama sekali terlihat tidak membutuhkan sosok pacar yang selalu ingin meberikan perlindungan dan pertolongan hmh… salah juga yah terlalu Mandiri…., makanya gais kalau untuk perempuan sepertinya kurang kurangin deh kemandirian tingginya, karena ada satu masa ketika kita bertemu dengan cowok dengan type yang ingin selalu di akui dan merasa kita hrs tergantung padany semua kemandirian kita akan menjadi boomerang bagi kita sendiri. akhir cerita aku putus sama si mantan saja, karena aku di bilang terlalu Mandiri… hmh. Miris kan? Tapi its oke.. itu masa lalu titik!



Sejak lulus Kuliah pada tahun 2005 alhamdulilah aku langsung mendapatkan pekerjaan di hotel yang sangat ternama yaitu Kampung Sampireun Resort & Spa. aku mulai berkarir sebagai waitress di Restaurannya rrsort ini, dan perjuanagnku serta kasih sayang Alloh yang akhirnya membawa aku  sampai dengan posisi sekarang yang Alhamdulillah sangat luar biasa. 

Maka dari itu disinilah Di hotel kampung Sampireun Garut banyak sekali kisah romansa yang aku lalui dengan berjuta cerita.. 

Nyambung ke cerita yang diatas, dimana kedekatan aku dengan seorang laki laki sebut saja namanya Ervin, cowok ini gencar sekali mendekatiku, pada saat itu sekitar tahun 2010.. padahal pada tahun 2009 ketika ada acara temu kangen ( REUNI ) di campus kami,  sempat kami juga bertemu dan berkenalan secara langsung , ternyata Kami satu almamater yah.. tapi tetep jarak selalu ku jaga sama laki laki mengingat saat itu masih ada si pacar yang statusnya juga masih terbandrol di hati dan juga di status facebook “ Berpacaran” hahahahah

Nah ketika tahun 2010 tiba tiba saja status ku yang single available menantang si laki laki yang satu ini untuk mendekatiku lebih gencar lagi, ya sebenernya mungkin kala itu dia juga lagi patah hati sama mantannya hahahah,,,,. Aku salut sama cowok ini, dia rela berkorban atas waktu, materi dan lain lain hanya untuk bertemu dengan aku hanya bisa aku lakukan  di tempat aku kerja,  pastinya di kampung Sampireun Resort & spa dong. 

Berhubung aku seorang marketing yang selalu dikejar target angka dan revenue, so aku pasti banyak mengajak orang untuk menikmati panorama Kampung Sampireun, termasuk juga cowok ini yang akhirnya jadi korban iming iming aku saat itu hahahah… dengan bahasa marketing yang cantik,  aku pancing dia untuk datang ke Resort ku jika memang dia serius ingin bertemu dan ngobrol sama aku denga leluasa.. dia tidak tahu  di otakku terselip otak marketing “dengan dia datang ke kampung Sampireun, maka datang pula  pundi pundi uang yang masuk ke revenue perusahaan xixixi.

0 komentar:

Posting Komentar