Pages

Kamis, 04 Februari 2016

Kampung Sampireun Garut with HdG Team

Jika anda menginginkan suasana liburan yang tenang dengan pemandangan hijau pegunungan dan nuansa pedesaan, Kampung Sampireun bisa menjadi alternatif yang bagus untuk menghabiskan waktu liburan anda bersama keluarga. Suasana pedesaan khas parahyangan dengan konsep penginapan menggunakan bangunan bale-bale bambu, suguhan kuliner khas Jawa Barat dan alunan musik dari alat musik khas tatar sunda, maka anda tidak salah pilih lagi,

Kampung Sampireun adalah pilihan tepat. Udara di kawasan ini sejuk, anda akan mendapatkan ketenangan dengan menikmati hembusan angin dan gesekkan daun bambu yang tertiup angin.



Penamaan Kampung Sampireun diambil dari nama Situ Sampireun yang berarti tempat singgah. Danau ini memiliki sumber mata air yang masih dimanfaatkan sebagai sarana irigasi sawah-sawah warga setempat.

Di tempat ini, nuansa romantis yang Anda inginkan pasti bisa terwujud. Dihiasi oleh kebun bambu yang tumbuh di salah satu sudut, suara gemericik air mancur dari ornamen patung-patung sebagai penghias pantaslah menambah nuansa romantis. Tanaman pinus yang rindang memberikan keteduhan, ditambah lagi dengan asrinya penataan tata ruang lokasi tersebut, tiap sudutnya menawarkan pengalaman panorama yang berbeda.

Lokasi tepatnya terletak di Ciparay, desa Sukakarya, Garut – Jawa Barat, Kampung Sampireun menawarkan kesederhanaan yang dibalut fasilitas yang nyaman sesuai kebutuhan anda, dengan panorama yang indah dan ketenangan lingkungannya, bagus juga untuk dijadikan destinasi berbulan madu bagi pasangan pengantin baru. Coba Anda bayangkan, candle light dinner di atas sebuah rakit di tengah danau indah nan hening. Berdua bersama pasangan, menikmati merdunya senandung alam, tanpa hiruk-pikuk apapun.






Pelayanan eksklusif itu untuk Anda yang berbulan madu. Nikmati pula treatment spa berdua, dengan atmosfir yang arsitek jawa kuno ditemani dengan gemericik air mancur memjadi lebih rilek mengantar ke alam impian, badan menjadi lebih segar dan hilanglah semua kepenatan dan kelelahan, wisata kampung, buklet bunga dan gift, dan hiasan kamar khas bulan madu.

Di setiap bungalow difasilitasi oleh perahu yang siap Anda gunakan kapan saja untuk mengarungi situ. Saat mengarungi situ dengan menggunakan perahu, lihatlah ke bawah air, Anda akan melihat ikan-ikan mas berenang mengikuti kita seakan ingin menari nari yang selalu menghiasi keindahan situ.

Anda pun juga bisa menikmati “Calung” yang akan dipentaskan setiap sore di panggung depan atau deck di tengah situ oleh sebuah kelompok seni. Anda akan dihibur oleh alunan nada-nada pentatoniknya. Sambil menikmati pertunjukkan Anda bisa menyeruput hangatnya minuman kopi tubruk yang bisa Anda pesan di “Waroeng Kopi.”

Pelayanan eksklusif lainnya dan ditujukan untuk semua pengunjung yang baru tiba adalah welcome drink berupa bajigur, minuman tradisional Sunda yang bisa menghangatkan tubuh. Maklum, temperatur di sana sangat sejuk. Setelah itu, tamu akan diantar dari lobby ke bungalow menggunakan perahu atau rakit karena seluruh bungalow berada di tepian danau berair jernih yang dihuni ratusan segala ikan mas.

Saat malam tiba, suasana bertambah romantis. Misalnya, pengunjung akan dinina-bobokan alunan kecapi suling, gemericik air dan desiran angin malam pegunungan. Senandung alam yang berkolaborasi dengan alat musik tradisional menciptakan harmoni kedamaian. Sungguh sebuah pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

Uniknya, ketika matahari mulai menyembul dari timur di pagi hari sambil di temani ayam berkokok milik warga sekitar kita dapet free surabi yang di jajakan lewat perahu.

Kolam renang yang ukurannya tidak begitu besar namun tetap asri dan eksotik yang tak kalah dengan hotel- hotel yang ada di pulau Bali menambah betah untuk tinggal di kampung sampireun.

Karena konsep alami, semua spot di Kampung Sampireun ini bagus buat foto foto. Di danau sambil mendayung sampan, di taman, atau sekedar di bawah pepohonan. Kampung Sampireun juga memiliki fasilitas jemput pengunjung khusus dari Jakarta atau kota lain. Tempat peristirahatan yang mengusung tema back to nature ini memang layak dijadikan tempat singgah. Ada 22 bungalow dan 20 kamar di deluxe garden yang siap ditempati kapan saja.

Tapi ada yang lebih menarik lagi. Kampung Sampireun melakukan pemilahan sampah, pengolahan air limbah, menjaga kebersihan mata air yang mengaliri situ dan menjaga kelestarian satwa. Wilayah ini rupanya daerah jelajah burung Kowak Malam Abu. Burung Kowak Malam Abu yang nama ilmiahnya nama binomial Nycticorax nycticorax L. Dalam bahasa Inggris disebut Black-crowned nightheron. 

Burung ini aktif di malam hari untuk mencari makanan. Karena carnivora makanannya adalah hewan lain khususnya ikan yang ada di danau. Ukuran badannya sebesar ayam. Suaranya mirip gagak, bunyinya kwak..kwak , maka itu disebut burung kowak. Bulunya berwarna putih dan kelabu, mata merah dan kaki kuning. Ada 2 lembar bulu mirip kuncir di kepalanya,menambah kecantikan burung kowak ini.

Itulah Kampung yang unik, eksotis, ramah lingkungan yang jauh dari keramaian kota dan tetap menjaga budaya kearifan lokal. Semua hanya bisa Anda dapatkan di Kampung Sampireun, Resort & Spa.

Untuk kepuasan maksimal Arung Jeram Garut menyarankan agar wisata dan tour serta liburan anda ke Kampung Sampireun didampingi oleh pemandu wisata terbaik HdG Team Trip Planner & Event Organizer.

Hayuuuu ah…Berangkat !!!!!!!!…

0 komentar:

Posting Komentar