Pages

Minggu, 27 Desember 2015

Jembatan Gantung Wisata Hutan Kota Langsa Putus Karena Pengunjung Foto Selfie

Krekek ... kerekek .. Byurr..!! Kejadian tersebut yang berlangsung di Jembatan gantung lokasi wisata hutan Kota Langsa di Gampong PB. Seuleumak, Langsa Baroe.

Pada hari Sabtu 26 November 2015 seputar 100 pengunjung tengah selfie di jembatan gantung itu. Walau sebenarnya telah ada sinyal peringatan sebenarnya jumlah optimal yang bisa ditampung oleh jembatan gantung yaitu 40 orang. Mengakibatkan, pengunjung jatuh ke danau serta alami luka-luka. Untungnya, tak terlampau dalam, cuma seputar 2 mtr., serta tak ada korban jiwa dalam momen itu.

Diluar itu, sebagian pengunjung yg tidak tercebur ke danau, alami luka disebabkan tali gantung (sleng) baja serta hantaman besi jembatan. Pada akhirnya beberapa korban, yang umumnya yaitu ibu-ibu, remaja, serta anak-anak selekasnya dilarikan ke Rumah Sakit Langsa.

Hari libur semestinya jadi peristiwa untuk menggunakan saat untuk refreshing serta bersenang-senang. Tetapi bila tempat yang kita kunjungi nyatanya penuh sesak serta kemampuannya tak dapat menyimpan lautan manusia, jadi bakal jadi kekecewaan serta kemungkinan yang muncul yaitu berlangsung beberapa hal yg tidak kita kehendaki.

Bahkan juga jumlah pengunjung yang menaiki jembatan gantung melewati danau hutan kota waktu peristiwa diprediksikan meraih seratusan orang lebih serta seluruhnya tengah asyik nikmati photo selfie serta photo berbarengan memakai HP serta camera.

Waktu kesibukan pengunjung tengah larut dalam situasi ceria mengabadikan situasi jembatan gantung, mendadak kabel sleng baja pengikat paling utama jembatan gantung lepas.

Mengakibatkan, beberapa ratus pengunjung yang tengah memadati bangunan jembatan terbagi dalam anak-anak, ibu rumah-tangga, remaja serta orangtua segera terjatuh dalam danau. Warga pengunjung lokasi wisata hutan kota yang lain yang tahu musibah itu segera lari ke TKP untuk memberi pertolongan.

Berdasar pada penelusuran Rakyat Aceh (Jawa Pos Grup) di TKP di ketahui bahwa kemampuan jembatan gantung yang di bangun Pemerintah Kota Langsa di danau hutan kota mempunyai daya tampung beban optimal 40 orang. Bahkan juga peringatan kemampuan beban itu telah di tempelkan di tiang paling utama gerbang masuk jembatan gantung.

Tetapi, stiker peringatan kemampuan itu tak bikin warga pengunjung wisata hutan kota perduli serta mematuhi ketentuan. Ketika peristiwa jumlah pengunjung yang ada diatas jembatan itu over kemampuan meraih, 100 orang lebih. Mereka tengah asyik berselfie.

" Musibah itu kita tidak paham ingin salahin siapa, namun yang pasti orang-orang pengunjung yang terlampau banyak naik ke atas jembatan jadi pemicu, juga pihak dinas pariwisata yg tidak meletakkan petugas jagalah di tempat jembatan hingga orang-orang naik melebihi kemampuan, " sekian sebut Semi salah seseorang pengunjung wisata hutan kota serta ada di TKP waktu peristiwa.

0 komentar:

Posting Komentar